Jumat, 28 Desember 2012

Pemisahan Campuran dengan Distilasi (Penyulingan)


Pemisahan campuran dengan distilasi didasarkan pada perbedaan titik didih zat yang bercampur. Cara ini dapat dipakai untuk memisahkan campuran dari dua cairan yang berbeda titik didihnya, misalnya campuran air teh. Semakin jauh titik didihnya maka semakin mudah campuran tersebut dipisahkan. Pemisahan dengan distilasi juga dapat dipakai untuk memisahkan air kotor oleh zat padat sehingga akan didapat air murni. Air dan garam (air laut) juga dapat dipisahkan dengan distilasi, larutan dipanaskan pada suhu 1000C.

Pada suhu tersebut air akan menguap sedangkan garam akan tertinggal sebab titik didihnya masih jauh dari titih didih air yaitu 1467o C, uap air kemudian dilewatkan pada kondensor (pendingin) sehingga mengembun menjadi tetes-tetes air yang ditampung pada wadah (penampungan distilat) yang disebut akuades (air suling). Jika air suling di di distilasi lagi maka distilatnya disebut akuabides yang dipakai sebagai pelarut cairan infus. Pada dasarnya pemisahan larutan dengan cara destilasi mencakup dua tahapan proses yaitu pendidihan dan pengembunan.

bse

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar